Kapolda Sulteng Turun Langsung ke Tengah Jamaah, Serukan Persatuan dan Kepedulian Jaga Kamtibmas

PALU – Upaya membangun keamanan dan ketertiban masyarakat tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tetapi juga membutuhkan kedekatan, komunikasi, serta keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Pesan tersebut disampaikan Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah (Kapolda Sulteng), Irjen Pol. Rizal Irawan, saat melaksanakan kegiatan Jumat Keliling (Jumling) di Masjid Jami Kampung Baru, Jalan K.H. Agus Salim, Kota Palu, Jumat (6/11/2026).

Kehadiran Kapolda di tengah jamaah masjid menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat. Melalui kegiatan keagamaan tersebut, Polri membuka ruang silaturahmi sekaligus menyampaikan pesan-pesan penting mengenai pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 11.40 WITA itu turut dihadiri sejumlah Pejabat Utama (PJU) dan personel Polda Sulteng bersama masyarakat setempat.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda mengajak jamaah dan seluruh masyarakat untuk menjadikan keamanan sebagai tanggung jawab bersama. Ia menekankan pentingnya menjaga toleransi, memperkuat persaudaraan, serta menumbuhkan semangat gotong royong demi menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan harmonis.

Kapolda juga mengingatkan masyarakat agar tidak terjerumus dalam berbagai aktivitas yang dapat merusak kehidupan sosial, seperti penyalahgunaan narkoba dan perjudian online.

Di tengah derasnya arus informasi digital, masyarakat turut diimbau agar lebih bijak menggunakan media sosial, tidak mudah terprovokasi, serta memastikan kebenaran informasi sebelum membagikannya. Penyebaran hoaks dan informasi provokatif dinilai berpotensi menimbulkan kesalahpahaman hingga mengganggu keharmonisan masyarakat.

Perhatian terhadap generasi muda juga menjadi salah satu pesan yang disampaikan. Kapolda mengajak keluarga dan lingkungan sekitar untuk mengambil peran aktif dalam membimbing anak-anak agar tidak terpengaruh oleh perilaku negatif yang dapat merugikan masa depan mereka.

Menurutnya, terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif tidak bisa hanya dibebankan kepada kepolisian. Dibutuhkan kepedulian, kesadaran, dan kerja sama seluruh lapisan masyarakat.

Sementara itu, Kabidhumas Polda Sulteng, Kombes Pol. Achmad Muhaimin, menjelaskan bahwa kegiatan Jumat Keliling merupakan salah satu pendekatan humanis Polri untuk membangun hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat.

Ia menyebutkan, melalui kegiatan tersebut, jajaran kepolisian dapat berinteraksi secara langsung dengan warga, mendengarkan aspirasi, serta menyampaikan imbauan kamtibmas secara lebih terbuka dan komunikatif.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mempererat silaturahmi dan membangun komunikasi yang baik antara Polri dengan masyarakat. Kami berharap masyarakat turut berperan aktif menjaga keamanan serta tidak ragu menyampaikan informasi, saran, maupun masukan demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus merawat toleransi, memperkuat persaudaraan, dan meningkatkan kewaspadaan terhadap informasi yang belum terverifikasi agar tidak menjadi pemicu perpecahan.

Kegiatan Jumat Keliling ini menjadi salah satu ruang bagi Polri untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat, tidak hanya dalam konteks menjaga keamanan, tetapi juga membangun kepercayaan dan memperkuat kebersamaan.

Polda Sulawesi Tengah berharap sinergi antara kepolisian dan masyarakat terus terpelihara sehingga tercipta lingkungan yang aman, tenteram, serta kondusif di seluruh wilayah Sulawesi Tengah.

أحدث أقدم
Post ADS 1
Post ADS 1